Tugas Akhir/Skripsi Ilmu
Komunikasi
Disusun oleh: Stallon Simatauw
Universitas
Airlangga
Program Studi Ilmu
Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial
Ilmu Politik
Intisari:
Extra Marital Affair, istilah modern yang kerap dipakai untuk
mengartikan selingkuh sebagai “selingan indah keluarga utuh” yang sesungguhnya
tidaklah memberikan keindahan dalam keluarga, apalagi dalam menjaga keutuhan
sebuah keluarga. Akibat dari perselingkuhan tentunya kemunduran dalam hubungan
suami istri atau bahkan keluarga bersangkutan dan akan diikuti keruntuhan pernikahan
tersebut. Saat itu kualitas dan kuantitas komunikasi akan semakin menurun
seiring juga tumbuhnya kebencian dan dendam atas apa yang menimpa hidup masing-masing.
Namun pemulihan bukan hal yang mustahil karena keluarga adalah sistem kemanusiaan
sehingga mereka punya potensi untuk bertumbuh dan berubah kearah yang
diusahakan, meskipun beberapa perubahan akan membutuhkan usaha, rasa sakit, dan
resiko yang lebih besar. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini berusaha untuk
mengetahui strategi pasangan-pasangan pasca perselingkuhan dalam memperbaiki
hubungan mereka serta mengetahui strategi-strategi komunikasi yang digunakan
oleh pasangan-pasangan tersebut dalam menjaga bahkan membangun kembali hubungan
pernikahan mereka.
Tinjauan pustaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah Komunikasi
Antar Personal, Dimension of Committed Romantic Relationship, Attraction
Theory, Startegi komunikasi dalam memperbaiki hubungan pernikahan (repairing),
dan Startegi komunikasi dalam membangun hubungan pernikahan (maintaining). Metodologi
penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode penelitian studi kasus,
serta tipe penelitian deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah suami istri
yang telah menikah dan pernah mengalami perselingkuhan dalam perjalanan
pernikahan mereka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
wawancara mendalam.
Strategi komunikasi dalam memperbaiki hubungan pernikahan pasca perselingkuhan
cenderung dimulai dengan perbaikan intrapersonal dengan lebih banyak diam dan meredam
pertengkaran yang sangat potensial terjadi saat salah satu pasangan berselingkuh.
Saat perbaikan intrapersonal mulai menunjukkan hasil, pasangan mulai melanjutkan
ke tahap perbaikan selanjutnya yaitu dengan perbaikan interpersonal. Mulai
berkomunikasi, mengusulkan solusi-solusi yang memungkinkan, mengambil resiko,
dan saling menopang serta menguatkan.
Strategi komunikasi dalam membangun kembali hubungan suami istri pasca
peselingkuhan adalah sbb:
(1) Meningkatkan kebersamaan
dengan tinggal dalam satu kota.
(2) Waktu khusus untuk
beribadah bersama di pagi hari.
(3) Perayaan hari-hari spesial.
(4) Panggilan sayang bagi istri
maupun suami.
(5) Menyatakan cinta.
(6) Sering berkomunikasi
walaupun sekedar basa basi.
(7) Menghindari kecemburuan dan
kecurigaan satu sama lain.
(8) Mendukung suami dengan
penuh pengertian hingga melupakan selingkuhannya.
(9) Tahu, mengerti dan
mengakomodasi selera pasangan.
(10) Memasak dan olahraga bersama.
(11)
Berdialog mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing.